Etika Bisnis (Tugas 2)

Nama: Annisa Fadilah

NPM: 15209922

Kelas: 4EA14

Matkul: Etika Bisnis

Dalam tugas ini mahasiswa diumpamakan sebagai seorang manajer sebuah band yaitu Platinoem Band. Bagaimana mengatur hal-hal yang tidak diinginkan/dihindari untuk perkembangan karier serta eksistensi dari band tersebut berkaitan dengan etika bisnis dalam bermusik, baik kaitanya dengan lagu ciptaan sendiri maupun lagu ciptaan orang lain.

Sedikit ulasan tentang Platinoem Band:

Seperti dikutip oleh http://www.kabardariopa.info pada bulan Juli 2010 lalu membahas tentang eksistensi Platinoem Band yang berkolaborasi dengan penata musik handal, berikut ulasannya:

“Platinoem Band berformasikan 5 mahasiswa yang berprestasi di bidang akademisi yang mendapatkan beasiswa penuh dari salah satu Universitas Swasta terkemuka. Mereka adalah DONNY (Drums),SAM (Lead & Layer Vocal), CANDRA (Bass & Backing Vocal), MOCEK (Electric Guitar & Backing Vocal) dan ANGGA (Acoustic & Electric Guitar, Backing Vocal). Sungguh hal yang sangat unik serta penuh keberuntungan yang sangat luar biasa bagi para personil Platinoem yang tak hanya beasiswa yang diraih, ternyata juga mendapatkan dukungan penuh dari kampusnya dalam hal bermusik hingga mewujudkan mimpi kebanyakkan para musisi untuk melahirkan sebuah karya album. Terbukti dengan dirilisnya album bertajuk self-tittled: Platinoem.

Bukan cuma itu keberuntungan personil Platinoem. Keberuntungan sepertinya datang bertubi-tubi. Tak disangka Yovie Widianto, seorang penata musik handal tanah air tertarik untuk bekerjasama. Platinoem kemudian dirancang menjadi sebuah proyek besar yang melibatkan Yovie Widianto Music Factory, KAIn entertainment dan Sony Music Indonesia dengan menawarkan terobosan baru.

Kalau biasanya sebuah band lazimnya menampilkan kolaborasi dengan penyanyi atau musisi bintang tamu di albumnya, maka konsep dari Platinoem Band ini adalah featuring aranjer sebagai bintang tamu di dalam albumnya, Sebut saja Yovie Widianto yang didaulat menjadi aranjer bintang tamu yang juga mempercayakan 2 buah karya ciptanya untuk di re-arrangement dan dibawakan oleh Platinoem Band, aranjer lain yang menjadi bintang tamu di album Platinoem adalah Diat (Yovie&Nuno), Aria Baron (Baron’Soulmates), Ronald (ex.Drummer GIGI, DR.PM), Dody Is (Kahitna), dan masih banyak musisi yang terlibat di album Platinoem ini.

Sebagai debut single di album ini, Platinoem Band dan Yovie sepakat mendaulat lagu lawas karya Yovie Widianto sendiri bertajuk “Bukan Untukmu”. Lagu ini pernah dipopulerkan oleh Rio Febrian sekitar tahun 2002. Yovie juga memberikan lagunya yang lain “Biarkanlah”untuk dibawakan Platinoem Band. Lagu ini merupakan daur ulang lagu Kahitna di album pertama tahun 1996.”

Dibawah ini merupakan beberapa video clip dari Platinoem Band:

1. Platinoem Band – Bukan Untukku

2. Platinoem Band – Biarkanlah

3. Platinoem Band – The Winner

4. Platinoem Band – Indah (Feat. Rindu AFI)

Apabila saya sebagai manager grup musik platinoem band, maka yang saya lakukan untuk mempromisikan serta mengembangkan karya dari band ini adalah dengan:

  1. Pembentukan karakter band, karakter sangat dibutuhkan oleh suatu grup musik karena dapat menentukan ciri khas dari band tersebut agar mudah dikenal dan diingat oleh masyarakat.
  2. Menjadikan video klip sebagai media promosi utama yang efektif, dengan menampilkan keindahan atau bisa juga menyisipkan beberapa pesan moral yang baik sehingga dapat menarik perhatian dari penonton/penikmat musik di Indonesia.
  3. On air di radio-radio menjadi salah satu target market. Dengan cara ini, bisa menambah daftar/jadwal di luar manggung agar tetap bisa mempromosikan lagu.
  4. Off air dengan mengadakan tour diberbagi kota di Indonesia.

Banyaknya grup musik baru yang bermunculan dibelantika musik indonesia terdiri dari berbagai macam jenis aliran musik, maka sangat diperlukan strategi media yang baik agar musisi pendatang baru mudah diterima dan dikenal oleh masyarakat pecinta musik  sesuai dengan ke khasan karakter serta dari genre grup musik itu sendiri. Saat ini industri musik Indonesia sepertinya sedang keranjingan musik KPop. Tak ayal, banyak sekali boyband dan girlband bermunculan dengan nuansa KPop. Namun hal ini tidak membuat Platinoem Band mudah terbawa arus, yang tetap mengusung warna musik pop progresif yang menarik untuk didengarkan oleh para pecinta musik dan semoga dapat turut serta mewarnai blantika musik tanah air Indonesia.

Sumber:  www.platinoem.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s